Posted by capungpatahsayap
![]()
on 2/24/2009, 1:39 pm
125.162.85.83
SEJARAH telah membuktikan bahwa kaum muda selalu menjadi motor perubahan.
Di berbagai belahan dunia, kaum muda muncul sebagai kekuatan pendobrak yang melahirkan perubahan. Gerakan pembebasan nasional di Turki, diawali oleh kebangkitan kaum muda yang membangkitkan nasionalisme Turki tahun 1889. Di Eropa, kondisi kehidupan pekerja yang sangat buruk di masa awal sistem kapitalisme membangkitkan aliansi pekerja muda dan mahasiswa dalam gerakan menuntut pemberlakuan 8 jam kerja sehari, dan penghilangan bentuk kekerasan terhadap pekerja.
Di Eropa, Amerika Latin, Afrika, dan Asia kebangkitan perlawanan rakyat berdampingan dengan kebangkitan kembali kaum muda. Kaum muda berada di barisan terdepan dalam penolakan UU Kontrak Kerja Pertama (CPE) di Perancis, atau perlawanan terhadap rasialisme di Amerika. Semua itu adalah gejala sekaligus pembuktian bahwa sebenarnya kaum muda tidak boleh diremehkan.
Dalam sejarah Indonesia sendiri, pelajar terdidik di negeri Belanda pertama kali mencetuskan konsep nasionalisme Indonesia dalam program perjuangannya.
Gagasan progressif sejumlah pemuda Indonesia di negeri Belanda yang mendirikan Indische Party bergulir bagaikan air bah menyadarkan kelompok pemuda dan mahasiswa yang lain. Saat itu, organisasi kaum muda dan massa tumbuh bagaikan jamur di musim hujan, menyambut konsep gagasan nasionalisme Indonesia yang dilontarkan oleh kaum muda. Lahirnya sumpah pemuda tahun 1928 merupakan salah satu stage dari perjalanan kebangkitan kaum muda Indonesia dalam membebaskan bangsanya. Boleh dikatakan bahwa kaum mudalah sebagai sang pelopor. Bahkan karena semakin menonjol, Benedict Anderson (1972) menyimpulkan bahwa jiwa revolusi Indonesia adalah kaum muda.
tapi kenyataannyasekarang si indonesia gimana kawan2??????????????/
Message Thread:
![]()
« Back to thread